Rabu, 04 Januari 2012

Analisis SWOT Sebagai Alat Formulasi Strategi Pemasaran

Analisis SWOT Sebagai Alat Formulasi Strategi Pemasaran. Analisis SWOT adalah indentifikasi secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan, termasuk strategi pemasaran. Analisis ini didasarkan logika yang dapat memaksimalkan STRENGTHS (Kekuatan), OPPORTUNITIES (Peluang), WEAKNESSES (Kelemahan), dan TREATS (Ancaman). Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan perusahaan. Dengan demikian STRATEGIC PLANNER ( Perencana Strategis ) harus menganalisis faktor-faktor strategis perusahaan (Kekuatan, Peluang, Kelemahan, dan Ancaman) dalam kondisi aktual saat ini. Hal ini disebut dengan analisis situasi. Model yang populer untuk analisis situasi adalah ANALISIS SWOT, sehingga Perencana strategis dapat dengan mudah merencanakan STRATEGI PEMASARAN.

Penelitian menunjukan bahwa kinerja penjualan perusahaan hasil dari strategi pemasaran perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor interbal dan eksternal. Kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT. Analisis SWOT membandingkan antara faktor internal dan ekternal.

DIAGRAM ANALISIS SWOT






KUADRAN 1 :
Ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Perusahaan tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada.Strategi pemasaran yang diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi yang mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif ( GROWTH ORIENTED STRATEGY )

KUADRAN 2 :
Meskipun menghadapi berbagai ancaman, perusahaan ini masih memiliki kekuatan dari segi internal. Strategi pemasaran yang diterapkan adalah menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara STRATEGI DIVERSIASI (Produk/Pasar)

KUADRAN 3 :
Perusahaab menghadapi peluang pasar yang sangat besar, tetapi dipihak lain menghadapi beberapa kendala/kelemahan internal. Fokus strategi perusahaan ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal perusahaan sehingga dapat merebut peluang pasar yang lebih baik.

KUADRAN 4 :
Ini merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan, perusahaan tersebut menghadapi berbagai ancaman dan kelemahan internal. Harus segera mencari STRATEGI BERTAHAN (Defensif).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top